INTEGRASI ENERGI TERBARUKAN DAN DIGITALISASI DALAM DISTRIBUSI PANGAN UNTUK MENDUKUNG PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS DI INDONESIA
Keywords:
Energi terbarukan, digitalisasi rantai pasok, distribusi pangan, program makan bergizi gratis (mbg)Abstract
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai dilaksanakan di Indonesia pada tahun 2024 bertujuan meningkatkan akses pangan sehat bagi peserta didik di seluruh wilayah nusantara. Namun, tantangan geografis, keterbatasan infrastruktur rantai dingin, serta tingginya biaya logistik mengancam keberhasilan distribusi pangan. Artikel ini menyajikan sebuah narrative review mengenai peran energi terbarukan dan digitalisasi dalam memperkuat sistem distribusi pangan yang berkelanjutan. Kajian literatur terbaru (2020–2025) menunjukkan bahwa penerapan solar cold storage, sistem pendinginan tropis berbasis surya, serta monitoring digital berbasis IoT dan blockchain terbukti efektif dalam mengurangi kehilangan pangan, meningkatkan efisiensi energi, dan memperkuat traceability. Studi kasus di Indonesia, termasuk proyek SOCOOL yang dikembangkan oleh GIZ, menunjukkan potensi besar integrasi energi terbarukan dan digitalisasi untuk mendukung keberhasilan MBG. Artikel ini menyimpulkan bahwa kombinasi kedua pendekatan tersebut dapat menciptakan sistem distribusi pangan yang tangguh, transparan, dan ramah lingkungan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Downloads
Downloads
Published
Conference Proceedings Volume
Section
License
Copyright (c) 2025 Muyassar Allam Suyuthi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International
This license requires that reusers give credit to the creator. It allows reusers to distribute, remix, adapt, and build upon the material in any medium or format, for noncommercial purposes only. If others modify or adapt the material, they must license the modified material under identical terms.

