PENGARUH RASIO MOLAR DAN WAKTU TRANSESTERIFIKASI MENGGUNAKAN IRADIASI GELOMBANG MIKRO PADA MINYAK GORENG KELAPA TERHADAP KARAKTERISTIK YIELD BIODIESEL

Authors

  • Dwi Wulandari Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Belitung Timur Author

Keywords:

biodisel, coconut oil, microwave irradiation, transesterification, renewable energy

Abstract

Indonesia memiliki potensi kelapa yang besar, namun pemanfaatannya sebagai sumber energi, khususnya biodiesel, masih terbatas. Melalui proses transesterifikasi, minyak goreng kelapa dapat diubah menjadi biodiesel sebagai alternatif solar. Proses konvensional dengan pengaduk mekanik membutuhkan energy dan waktu reaksi tinggi, sehingga penelitian ini menggunakan metode iradiasi gelombang mikro terhadap karakteristik biodiesel dari minyak goreng kelapa, meliputi viskositas, densitas, titik nyala, titik tuang dan
rendemen, serta menentukan perlakuan terbaik dan kadar FAME (Fatty Acid Methyl Ester). Rancangan  penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dua faktor, yaitu rasio molar methanol (6:1 dan 9:1) serta waktu reaksi (20,30,40 dan 50 detik) dengan tiga ulangan. Hasil analisis Multiple Attribute menunjukkan perlakuan terbaik pada rasio molar 9:1 dan waktu 40 detik dengan viskositas 2,732 Cst, densitas 0,874 g/ml, titik nyala 112,667oC, titik tuang -3 oC dan rendemen 99,833%. Uji GC-MS pada sampel terpilih menunjukkan konversi trigliserida menjadi metil ester sebesar 91,17%. Metode gelombang mikro terbukti efektif
meningkatkan efisiensi proses transesterifikasi biodiesel berbasis minyak goreng kelapa.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-01-05

Conference Proceedings Volume

Section

Articles