EVALUASI KINERJA SAMBUNGAN LAS MIG PADA ALUMINIUM 5052 DENGAN VARIASI SUDUT KAMPUH UNTUK APLIKASI STRUKTURAL RINGAN
Keywords:
alumunium 5052, pengelasan MIG, Struktur MikroAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi sudut kampuh pada pengelasan Metal Inert Gas (MIG) terhadap sifat mekanis material Aluminium 5052. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan variasi sudut kampuh V sebesar 60°, 70°, dan 80°. Proses pengelasan dilakukan menggunakan mesin MIG dengan parameter tetap yaitu arus 120 A, elektroda ER4040, dan gas pelindung argon. Spesimen yang dihasilkan kemudian diuji menggunakan uji tarik sesuai standar ASTM E8, uji kekerasan Vickers, serta pengamatan struktur makro dan mikro untuk menganalisis kualitas sambungan las.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sudut kampuh 70° menghasilkan sifat mekanis terbaik dengan average yield strength sebesar 34,815 kN/mm² dan kekuatan tarik ultimate (UTS) sebesar 60,4275 kN/mm². Pada uji kekerasan, daerah Weld Metal (WM) sudut 70° juga mencatat nilai tertinggi sebesar 41,66 HV. Hasil pengamatan struktur makro menunjukkan adanya pengaruh variasi sudut terhadap geometri manik las dan luas Heat Affected Zone (HAZ), sementara struktur mikro memperlihatkan distribusi fasa Mg₂Si dan Al yang lebih homogen pada sudut 70°.Kesimpulan dari penelitian ini adalah variasi sudut kampuh berpengaruh signifikan terhadap sifat mekanis dan kualitas sambungan las MIG pada Aluminium 5052, di mana sudut 70° memberikan hasil optimal dalam hal kekuatan tarik dan kekerasan.
Downloads
Downloads
Published
Conference Proceedings Volume
Section
License
Copyright (c) 2025 Ifan Hadi basit (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International
This license requires that reusers give credit to the creator. It allows reusers to distribute, remix, adapt, and build upon the material in any medium or format, for noncommercial purposes only. If others modify or adapt the material, they must license the modified material under identical terms.

