PENGEMBANGAN MODEL PERDAGANGAN ENERGI PEER-TO-PEER UNTUK INDONESIA: TINJAUAN SISTEMATIS DAN USULAN IMPLEMENTASI
Keywords:
Renewable energy, Struktur Pasar Listrik, Perdagangan Energi, Peer-to-peer, ProsumerAbstract
Studi ini mengusulkan model perdagangan energi peer-to-peer (P2P) yang kontekstual bagi Indonesia guna mendorong partisipasi prosumer serta mempercepat transisi menuju sistem kelistrikan yang berkelanjutan. Tanpa mekanisme P2P, kelebihan energi dari sumber terdistribusi seperti PLTS atap berisiko terbuang dan menimbulkan ketidakseimbangan jaringan, padahal berpotensi dimanfaatkan secara efisien. Penelitian dilakukan melalui Systematic Literature Review (SLR) dan comparative benchmarking dengan menelaah desain pasar, mekanisme perdagangan, infrastruktur fisik dan virtual, kebijakan, serta aspek sosial, sekaligus membandingkan struktur pasar Indonesia dengan Korea Selatan, Jerman, Thailand, Inggris, dan Singapura. Hasilnya menunjukkan P2P trading mampu meningkatkan efisiensi pemanfaatan energi terbarukan, menarik investasi distributed energy resources (DER), mengurangi rugi-rugi transmisi, serta menghadirkan transparansi melalui blockchain dan smart contract. Tantangan Indonesia meliputi dominasi struktur pasar terpusat, ketiadaan regulasi P2P, dan keterbatasan infrastruktur digital. Untuk itu, diusulkan Model Pasar Hibrida Berbasis Komunitas yang mengintegrasikan transaksi lokal dengan jaringan PLN menggunakan mekanisme Periodic Double Auction (PDA). Secara fisik, pendekatan meliputi pembangunan microgrid di wilayah 3T dan retrofitting jaringan di perkotaan, sedangkan infrastruktur virtual memadukan blockchain permissioned dan public sidechain. Rekomendasi kebijakan berupa regulatory sandbox dan kolaborasi multi-pemangku kepentingan.
Downloads
Downloads
Published
Conference Proceedings Volume
Section
License
Copyright (c) 2025 I Gusti Ngurah Agung Meyhendra Wijaya, Muhammad Haris Pratama (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International
This license requires that reusers give credit to the creator. It allows reusers to distribute, remix, adapt, and build upon the material in any medium or format, for noncommercial purposes only. If others modify or adapt the material, they must license the modified material under identical terms.

