STRATEGI MANAJEMEN INDUSTRI DALAM EFISIENSI ENERGI SEKTOR MANUFAKTUR INDONESIA MENUJU EKONOMI HIJAU
Keywords:
manajemen industri, efisiensi energi, ekonomi hijau, kebijakan energiAbstract
Sektor manufaktur merupakan salah satu penyumbang konsumsi energi terbesar di Indonesia, mencapai lebih dari 34% dari total konsumsi energi nasional pada tahun 2023. Peningkatan efisiensi energi menjadi langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sejalan dengan target transisi menuju ekonomi hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi manajemen industri dalam meningkatkan efisiensi energi pada sektor manufaktur melalui pendekatan kebijakan, teknologi, dan pengelolaan sumber daya. Metode penelitian menggunakan studi literatur dari laporan pemerintah (Kemenperin, ESDM, BPS) dan hasil penelitian lembaga independen seperti IESR dan IEA. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan sistem manajemen energi (EnMS), prinsip lean manufacturing, dan teknologi hijau dapat menurunkan intensitas energi hingga 25–30% serta menurunkan emisi karbon industri secara signifikan. Selain itu, investasi pada sumber energi terbarukan seperti PLTS atap berpotensi meningkatkan daya saing industri dan menciptakan lapangan kerja baru di sektor hijau. Dengan dukungan kebijakan pemerintah, efisiensi energi dapat menjadi pendorong utama dalam mewujudkan ekonomi hijau di Indonesia.
Downloads
Downloads
Published
Conference Proceedings Volume
Section
License
Copyright (c) 2025 Nailul Autar (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International
This license requires that reusers give credit to the creator. It allows reusers to distribute, remix, adapt, and build upon the material in any medium or format, for noncommercial purposes only. If others modify or adapt the material, they must license the modified material under identical terms.

