RANCANG BANGUN APLIKASI DESKTOP OCR UNTUK MEMBACA PDF BERGAMBAR DENGAN NVDA GUNA MENINGKATKAN AKSESIBILITAS TUNANETRA
Keywords:
OCR, NVDA, Tunanetra, AI, AksebilitasAbstract
Aksesibilitas informasi digital bagi penyandang tunanetra masih terbatas, terutama pada dokumen PDF berbasis gambar hasil pemindaian. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi desktop yang mampu mengekstrak teks dari PDF berbasis gambar dan membacakannya melalui screen reader NVDA sebagai alat bantu aksesibilitas. Metode yang digunakan adalah integrasi teknologi Optical Character Recognition (OCR) dengan engine Tesseract serta pemanfaatan layanan kecerdasan buatan (AI) seperti Google Vision API, Document AI, dan OpenRouter AI untuk meningkatkan akurasi pengenalan teks. Aplikasi dibangun menggunakan bahasa pemrograman Python dengan framework PyQt5 untuk antarmuka pengguna dan Windows Form untuk pembuatan installer. Pengujian dilakukan pada sistem operasi Windows 10 dan 11, mencakup pengujian fungsional OCR offline dan AI online, alur antarmuka, serta kompatibilitas dengan NVDA. Hasil pengembangan menunjukkan aplikasi mampu mengekstrak teks dari dokumen gambar dengan tingkat akurasi yang memadai dan mendukung pembacaan otomatis bagi tunanetra. Kesimpulan dari penelitian ini adalah aplikasi yang dikembangkan berhasil meningkatkan aksesibilitas informasi bagi penyandang tunanetra serta memberikan pengalaman penggunaan yang ramah dan adaptif terhadap berbagai karakteristik dokumen PDF bergambar.
Downloads
Downloads
Published
Conference Proceedings Volume
Section
License
Copyright (c) 2025 Lutfi Ekaprima Jannata, Ridhuan Rangga Kusuma (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International
This license requires that reusers give credit to the creator. It allows reusers to distribute, remix, adapt, and build upon the material in any medium or format, for noncommercial purposes only. If others modify or adapt the material, they must license the modified material under identical terms.

