KETEPATAN WAKTU PENGIRIMAN JASA BUNKER SERVICE: BAGAIMANA PENGARUH MANAJEMEN RANTAI PASOK DAN KETERSEDIAAN BAHAN BAKAR? (STUDI KASUS DI PERUSAHAAN XYZ)
Keywords:
Manajemen Rantai Pasok, Ketersediaan Bahan Bakar , Ketepatan Waktu Pengiriman, Bunker ServiceAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen rantai pasok dan ketersediaan bahan bakar terhadap ketepatan waktu pengiriman jasa bunker service di PT XYZ, sebuah perusahaan maritim yang bergerak pada layanan pengisian bahan bakar kapal di wilayah Indonesia. Permasalahan utama yang dihadapi perusahaan adalah keterlambatan pengiriman, yang berpotensi mengganggu jadwal pelayaran dan menurunkan keandalan layanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala likert, dan data yang diperoleh dianalisis menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen rantai pasok berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu pengiriman, demikian pula ketersediaan bahan bakar. Secara simultan, kedua variabel tersebut menjelaskan 65,2% variasi ketepatan waktu pengiriman. Temuan ini menegaskan pentingnya efektivitas integrasi rantai pasok serta ketersediaan bahan bakar yang stabil dalam meningkatkan kinerja layanan bunker service. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam pengambilan keputusan operasional perusahaan dan kontribusi teoritis bagi pengembangan kajian manajemen logistik maritim di Indonesia.
Downloads
Downloads
Published
Conference Proceedings Volume
Section
License
Copyright (c) 2025 Arif Murti Rozamuri, Akmal Al Malik (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International
This license requires that reusers give credit to the creator. It allows reusers to distribute, remix, adapt, and build upon the material in any medium or format, for noncommercial purposes only. If others modify or adapt the material, they must license the modified material under identical terms.

