PENGGUNAAN GEOTEXTILE UNTUK MENINGKATKAN DAYA DUKUNG TANAH PROYEK TANGGUH EXTENSION PROJECT TRAIN 3 - PAPUA BARAT
Keywords:
Onshore;Crane; Geotextile; Sirtu; GravelAbstract
Negara Indonesia mempunyai potensi sumber kekayaan alam yang jumlah nya cukup besar tersebar dari Sabang sampai Merauke, Indonesia termasuk negara berkembang dengan jumlah penduduk yang jumlahnya cukup besar dengan jumlah pertumbuhan penduduk yang semakin tahun semakin meningkat. Dengan bertambahnya jumlah penduduk maka kebutuhan ekonomipun akan semakin meningkat dan seiring dengan hal tersebut, Negara membutuhkan exploitasi kekayaan alam. Dalam proses exploitasi kekayaan alam di perlukan perencanaan konstruksi, lokasi sumber daya alam terutama minyak dan gas berada didarat ( onshore ) dan dilaut ( offshore ), lokasi darat menggunakan struktur beton bertulang dan struktur baja sedangkan lokasi di laut menggunakan struktur baja, untuk proses exploitasi di darat dalam proses pembangunan memerlukan alat berat terutama crane sebagai pendukung pelaksanaan sebagai contoh : pengangkatan struktur besi, pengangkatan pipa, pengangangkatan valve dan pengangkatan alat alat mekanikal dan elektrikal lain nya semua kegiatan pengangkatan termasuk kategori kritikal, lokasi pabrik berada di daerah yang kebanyakan di tepi pantai sehingga kondisi tanah nya tidak langsung siap dibangun pabrik, daya dukung tanah < 5 ton/m2 , sehingga perlu ada perencanaan khusus terutama untuk jalan dan lahan heavy equipment ( alat berat ) crane, trailer, dump truck dan lain nya yang memerlukan daya dukung tanah minimum 10 ton/m2 . Dari hasil analisa diperlukan lapisan geotextile dan jenis tanah urugan serta tebal urugan. Dalam proyek ini menggunakan Geotextile woven dan menggunakan sirtu serta gravel untuk urugan nya dengan tebal urugan 30 cm – 50 cm. Dalam pelaksanaan di lapangan daya dukung tanah diperoleh ≥ 10 ton/m2.
Downloads
Downloads
Published
Conference Proceedings Volume
Section
License
Copyright (c) 2025 Putut Handono (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International
This license requires that reusers give credit to the creator. It allows reusers to distribute, remix, adapt, and build upon the material in any medium or format, for noncommercial purposes only. If others modify or adapt the material, they must license the modified material under identical terms.

