ANALISIS BEBAN KERJA FISIK DAN MENTALMENGGUNAKAN METODE CVL DAN NASA-TLX PADAKARYAWAN WIRAUSAHA ONLINE SHOP( STUDI KASUS ONLINE SHOP BJ DECORATION)

Authors

  • Syafii Maulana Institut Teknologi Indonesia Author
  • Bagoes Prasetyo Translator

Keywords:

Beban Kerja, Beban Kerja Fisik, Beban Kerja Mental, NASA-TLX, C

Abstract

ABSTRAK

Beban kerja (workload) dapat didefinisikan sebagai kondisi yang dialami pekerja antara kapasitas dengan kebutuhan untuk menyelesaikan pekerjaan. Beban kerja fisik menunjukkan seberapa banyak aktivitas fisik yang dilakukan manusia selama bekerja, seperti: mendorong, menarik, mengangkat, dan menurunkan beban. Sedangkan beban kerja mental merupakan kebutuhan mental seseorang, seperti: memikirkan, menghitung, dan memperkirakan sesuatu. Berdasarkan hasil pengolahan data, dapat diketahui bahwa klasifikasi karyawan berdasarkan beban kerja fisik menggunakan metode CVL terdapat 2 (dua) orang karyawan yang perlu dilakukan perbaikan yaitu karyawan juru masak (30%) dan pengemas makanan (31%). Berdasarkan hasil pengolahan data, dapat diketahui bahwa klasifikasi karyawan berdasarkan beban kerja mental menggunakan metode NASA-TLX menunjukan semua jenis pekerjaan memiliki skor beban kerja mental sangat tinggi. Adapun pekerjaan yang memiliki skor beban mental terbesar adalah juru masak dan pengemas makanan dengan skor sebesar 95. Usulan perbaikan pada penelitian kali ini yaitu pertama, penyediaan sistem pendingin seperti AC atau kipas untuk mengurangi suhu lingkungan yang panas dan juga membuat karyawan lebih nyaman. Kedua, menambahkan exhaust fan untuk membantu memperbaiki kualitas udara agar lebih fresh dan sehat. Dan terakhir, penyediaan alat bantu dan perlengkapan yang sesuai seperti meja ergonomi sesuai data antropometri dan alas kaki anti-fatigue untuk mengurangi kelelahan, dan meningkatkan kenyamanan saat bekerja dalam waktu lama

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-01-05

Conference Proceedings Volume

Section

Articles